Irene Unggulan Pertama Catur, Pencak Silat Loloskan 3 Finalis

Irene Unggulan Pertama Catur, Pencak Silat Loloskan 3 Finalis
Irebe Kharisma Sukandar. (Foto: Tim Media CdM Indonesia)

Forumterkininews.id, Hanoi – Pecatur andalan Indonesia IM Irene Kharisma Sukandar (elo rating 2392) tampil sebagai unggulan pertama di nomor catur klasik putri SEA Games 2021 Vietnam. Posisi ini diharapkan mampu melecut motivasi Irene untuk mencuri satu medali emas.

“Catur klasik ini kami berharap dapat meraih satu medali emas. Kondisi fisik anak-anak cukup bagus dan kita berharap bisa memberikan penampilan terbaik pada setiap babak,” kata Kepala Pelatih Tim Nasional (Timnas) Catur Indonesia, Kristianus Liem, Selasa (10/5), mengutip laporan Tim Media CdM Indonesia.

Sementara itu, posisi kedua ditempati pecatur Singapura, WGM Qianyun yang memiliki elo rating 2348, disusul Vo Thi Kim Pung dari Vietnam (2340) di posisi ketiga.

Pertandingan catur dimulai Selasa (10/5) dengan mempertandingkan nomor klasik putra dan putri. Selain  Irene, WIM Dewi Ardhiani Anastasia Citra serta dua pecatur putra yakni GM Novendra Priasmoro serta IM Mohamad Ervan.

Sementara pada nomor catur klasik putra, dua pecatur tuan rumah Vietnam menjadi unggulan. Adalah, GM Nguyen Ngok Troung Son (2641) dan GM Tran Tuan Minh (2533). Sedangkan pecatur Indonesia, GM Novendra Priasmoro (2501) menjadi unggulan kelima.

Pertandingan catur klasik yang memainkan 9 babak dengan sistim swiss untuk putra dan setengah kompetisi 9 babak untuk putri. Pertandingan dengan waktu pikir 90 menit, plus tambahan 30 detik per langkah.

Sementara itu, Chef de Mission (CdM) untuk SEA Games Vietnam Ferry Kono bangga pecatur Indonesia tampil sebagai unggulan satu. Ia berharap, Irene tidak jemawa.

“Semoga posisi Irene sebagai unggulan satu ini dapat memuluskan langkah dia untuk naik podium juara. Meski begitu, saya berharap Irene dapat tetap fokus karena olahraga catur, khususnya nomor klasik ini merupakan permainan dengan waktu yang cukup panjang, sehingga dibutuhkan konsentrasi tinggi,” ujar Ferry.

Pencak Silat

Dari arena pencak silat, Indonesia mengamankan tiga tiket final SEA Games 2021 Vietnam melalui tunggal putri Puspa Arum Sari, ganda putri Riska Hermawan/Ririn Rinasih , dan  regu putra yang dimotori Anggi Faisal Mubarok/Asep Yuldan Sani/Nunu Nugraha yang meraih sukses dari nomor seni.

Mengutip laporan Tim Media CdM Indonesia, tampil di Bac Tu Liem Gymnasium, Ha Noi, Selasa (10/5), Puspa Arum Sari mengamankan tiket final usai tampil terbaik di laga empat besar dengan nilai 9.965. Dengan raihan tersebut, ia unggul atas atlet Laos Poukky Salerbubha yang mendapatkan nilai 9.905.

Sebelumnya saat tampil di babak perempat final, Puspa unggul usai mendapat nilai 9.950 atas pemain Malaysia Nur Syafiqah Hamzah yang mendapat nilai 9.900.

“Puspa wakil Indonesia pertama yang mengamankan tiket final. Untuk final, saya rasa tidak ada masalah karena Puspa sudah matang secara teknik dan gerakan. Kini ia hanya saya harapkan bisa tampil maksimal dan melanjutkan tren positif ini agar saat tampil bisa menunjukkan 100 persen,” kata pelatih nasional nomor seni pencak silat Eko Wahyudi, Selasa (10/05).

Menurut Eko, penampilan Puspa sangat impresif. Ia juga menunjukkan peningkatan penampilan ketika dari babak perempat final hingga babak semifinal. Menurut Eko. yang perlu diperhatikan adalah kesempurnaan gerakan Puspa, mengingat penilaian di nomor seni sangat subjektif.

Sebagai informasi, Puspa akan bertemu dengan Filipina Mary Francine Padios Cezar di final. Mary Francine menang atas wakil tuan rumah Thi Binh Vuong.

“Jadi untuk final ini memang semua persiapan harus sempurna. tidak boleh ada kesalahan. Dalam nomor seni ini ada 14 rangkaian, mulai dari tangan kosong, toya dan lain-lain. Jadi setiap gerakan harus sempurna hingga gerakan inti tidak boleh lepas. Ini yang menjadi catatan saya sebagai pelatih,” ujar Eko.

Sukses Puspa berhasil diikuti ganda putri Riska/Ririn yang mendapat nilai 9.915. Mereka unggul atas Singapura Nur Azlyana Ismail Binte/Sharifah Shazza Samsuri Binte yang mendapat poin 9.860.

Sementara regu putra juga melaju manis. Anggi Faisal Mubarok/Asep Yuldan Sani/Nunu Nugraha menang dengan skor 9,960. Mereka unggul atas Filipina yakni Jefferson Rhey Loon Abilay/James El Mayagma, serta Rick Rod Ortega Luarez yang mendapat nilai 9,905.

Namun demikian, tiga wakil Indonesia di nomor seni dipaksa mengakhiri perjalanan lebih dini. Adalah Asep Yuldan Sani (tunggal putra), Dede Setiadi/Haidir Agung Faletehan (ganda putra), Eny Tri Susilowati/Riana Oktavia/Riva Hijriah (regu putri) yang terhenti di babak perempat final usai kalah dari lawannya.

 

Baca Lainnya

Infografis Capaian Indonesia Pada SEA GAMES 2021

Infografis Capaian Indonesia Pada SEA GAMES 2021

Baca Juga: Hari Ini SEA Games 2021 Berakhir, Indonesia Peringkat Tiga
Hari Ini SEA Games 2021 Berakhir, Indonesia Peringkat Tiga

Hari Ini SEA Games 2021 Berakhir, Indonesia Peringkat Tiga

Forumterkininews.id, Hanoi – Pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara atau SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam, Senin (23/5) ini resmi berakhir. Target…
Tim U-23 Indonesia Raih Perunggu, Menang Adu Penalti Vs Malaysia

Tim U-23 Indonesia Raih Perunggu, Menang Adu Penalti Vs…

Forumterkininews.id, Hanoi – Tim U-23 Indonesia merebut medali perunggu SEA Games 2021 setelah menang adu penalti melawan Malaysia 4-3 di Stadion…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *