Ditjen Dukcapil dan KPU Sepakat Tuntaskan Masalah Data Pemilih untuk Pemilu 2024

Ditjen Dukcapil dan KPU Sepakat Tuntaskan Masalah Data Pemilih untuk Pemilu 2024

Forumterkininews.id, Jakarta – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) membangun kolaborasi dan sinergisitas menuntaskan masalah data pemilih Pemilu Presiden, Legislatif, dan Kepala Daerah 2024.

Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh menyambut baik upaya membangun kembali chemistry antara KPU dan Ditjen Dukcapil Kemendagri.

Upaya ini ditandai dengan saling bersilaturahmi para Komisioner KPU ke kantor Ditjen Dukcapil di Pasar Minggu, Jakarta, pada Rabu (11/5). Keesokan harinya, Kamis (12/5) giliran Dirjen Zudan Arif Fakrulloh ke kantor KPU bertemu dengan Ketua Hasyim Asyari. Tidak sendirian, di tempat ini juga ada beberapa Komisioner KPU. Diantaranya Yulianto Sudrajat, Betty Epsilon Idroos, Idham Holik, Muhammad Afifuddin dan August Mellaz.

“Selama dua hari kita bangun kembali chemistry, dan itu sudah kita dapat. Sudah ada kesepakatan antara KPU dan Dukcapil untuk menyelesaikan masalah data pemilih,” kata Zudan, Kamis (12/5).

Zudan pun mengaku tak pernah lupa dengan arahan Menteri Dalam Negeri yang mendorong Dukcapil proaktif memutakhirkan data penduduk untuk Pemilu 2024.

Zudan memastikan Dinas Dukcapil di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota telah dan terus bekerja keras agar seluruh warga Indonesia merekam data KTP-el.

Program Jebol dari Dukcapil

Korps Dukcapil malah melakukan program Jebol atau jemput bola mendatangi masyarakat. Termasuk penyandang disabilitas, para lansia, ODGJ. Kemudian ke Lapas dan suku adat terpencil untuk merekam KTP-el.

Bahkan, para aparatur Dukcapil rela saat diminta Zudan tetap bekerja saat hari libur. Padahal, kata Zudan, tak ada anggaran lembur bagi ASN Dukcapil.

Zudan lebih jauh menjelaskan, ada progres yang baik, KPU kabupaten/kota tak perlu lagi meminta data Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) ke Dinas Dukcapil daerah.

“Kita bekerja sama secara tersentralkan di satu titik di Ditjen Dukcapil Kemendagri. Data dari Ditjen Dukcapil kemudian diberikan ke KPU. Selanjutnya ke KPUD dengan pemutakhiran data setiap 6 bulan sekali,” kata Dirjen Zudan.

Dirjen Zudan pun mengemukakan alasannya, yakni jika pemutakhiran di bulan Januari, datanya bisa terkoreksi di Februari. Data Februari bisa terkoreksi di Maret.

“Sehingga data Januari-Februari-Maret-April-Mei, bisa dijadikan satu di bulan Juni. Pemutakhiran data cukup dilakukan per 6 bulan terlebih dahulu, sampai nanti masa penyiapan Daftar Pemilih Sementara hingga ke Daftar Pemilih Tetap,” kata Dirjen Zudan.

Disisi lain Ketua KPU Hasyim Asyari juga sepakat untuk secara dini terus berkoordinasi dengan Dukcapil dan memetakan masalah serta solusinya bersama sama.

“Pertemuan ini untuk mendapatkan pemahaman yang sama. Tentunya antara Dukcapil dan KPU, mengenai masalah, solusi, dan langkah strategis lainnya” ujar Hasyim.

 

Baca Lainnya

Mendagri: Usulan Penjabat Diatur Sesuai Mekanisme Undang-Undang

Mendagri: Usulan Penjabat Diatur Sesuai Mekanisme Undang-Undang

Forumterkininews.id, Manado- Usulan penjabat kepala daerah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah diatur sesuai mekanisme Undang-Undang (UU) dan asas profesionalitas. Hal…
Komisi II DPR Minta Pemerintah Transparan Soal Penunjukan Pj Kepala Daerah

Komisi II DPR Minta Pemerintah Transparan Soal Penunjukan Pj…

Forumterkininews.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi II Saan Mustopa DPR meminta pemerintah membentuk peraturan turunan dalam bentuk peraturan tertulis terkait penentuan…
Kemendagri Klaim Penetapan Tiga Pj Bupati di Sultra Sudah Sesuai Prosedur

Kemendagri Klaim Penetapan Tiga Pj Bupati di Sultra Sudah…

Forumterkininews.id, Jakarta – Penetapan tiga Penjabat (Pj) Bupati di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah sesuai prosedur Kementerian yang dipimpin Menteri Tito…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *